Anak Belom Sempat Belajar Tatap Muka, Ini Tips Membangun Ruang Belajar di Rumah

Anak Belom Sempat Belajar Tatap Muka, Ini Tips Membangun Ruang Belajar di Rumah

Di masa pandemi ini, banyak atau hampir semua pelajar di Indonesia yang melakukan kegiatan belajar dari rumah sehingga perlu membangun ruang belajar sendiri. Namun, jika ruangan tersebut  tidak sepenuhnya dirancang, proses belajar yang dilakukan akan semakin sulit. Anda dapat membangun ruang belajar dengan posisi yang tepat berdasarkan tips berikut ini.

Sumber : Pinterest

 

1. Sesuaikan Dengan Gaya Hidup Dan Kebiasaan anak Anda

Anda dapat mulai dengan menyesuaikan gaya hidup anak Anda dan kebiasaan belajar anak Anda. Jika Anda membutuhkan ruangan yang tenang, Anda dapat membuat tempat yang jauh dari tempat yang bising. Anda juga dapat mengubah loteng atau ruang bawah tanah menjadi tempat belajar di rumah.

Sumber : Pinterest

Sementara itu, bagi orang tua yang harus bekerja sambil memantau anak-anak saat belajar mungkin menginginkan ruang yang lebih terpusat. Mempekerjakan desainer interior dengan pengalaman mendesain ruang belajar di rumah adalah pilihan yang tepat.

 

2. Memperhatikan Pencahayaan dan Sirkulasi Udara

Pencahayaan yang optimal dan sirkulasi udara yang lancar membuat aktivitas belajar berjalan dengan baik. Selain menggunakan lampu sebagai sumber pencahayaan, ada baiknya pula desain ruang belajar anak mendapatkan pencahayaan alami dari sinar matahari. Namun, agar tidak menjadi panas, ruang tersebut harus memiliki sirkulasi udara yang lancar sehingga ruang tetap sejuk di siang hari.

Sumber : Pinterest

 

3. Pilih Furniture Yang Sesuai

Menyoroti fungsi meja dan kursi untuk belajar pasti akan memaksimalkan produktivitas dan meminimalkan stres. Desain ini penting bagi siswa. Cobalah untuk menginstal pintu masuk sebagai akses langsung dari luar rumah ke tempat belajar. Pastikan juga untuk memisahkan satu tempat khusus untuk beristirahat.

Jika mampu membuat area belajar yang rapi serta terdapat ruangan yang lebih luas, Anda mungkin dapat membuat tempat khusus. Cobalah menambahkan meja tambahan. Akan lebih baik jika Anda memiliki kamar mandi sendiri di area belajar anak Anda.

Sumber : Pinterest

 

4. Koneksi Dan Komunikasi

Setiap area belajar tentu membutuhkan setidaknya satu saluran telepon terpisah khusus, ini bersifat optional. Jika Anda menggunakan internet, mesin faks atau email menggunakan saluran tambahan merupakan ide yang bagus. Usahakan internet di ruangan belajar di rumah memiliki konektivitas yang stabil.

Masalah umum lainnya adalah daya listrik. Komputer dan printer pasti menggunakan banyak listrik.

Sumber : Pinterest

Anda perlu mempertimbangkan untuk menambahkan beberapa sirkuit sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang listrik. Atau Anda juga dapat menyewa tukang listrik untuk mengubah pengaturan kabel listrik di rumah Anda.

Gunakan aplikasi yang mudah di operasikan ketika proses belajar secara tidak langsung, contohnya zoom, dan google meeting.

 

5. Bantal Untuk Sandaran

Berjam-jam di depan laptop pastinya bikin pundak jadi pegal. Oleh sebab itu, kenyamanan belajar tetap jadi nomor 1. Gunakan bantal sebagai sandaran agar badan tidak terasa kaku gara-gara terlalu lama duduk. Bebas kok, mau bantal leher, beanbag, atau bantal tidur juga gak apa-apa. Asal jangan sampai ketiduran ya.

Sumber : Pinterest

 

6. Membangun Ruang Belajar Dengan Mengingat Aturan Dasar

Ingat selalu aturan dasar dalam kegiatan di rumah. Meskipun anak Anda belajar di rumah, itu tidak berarti Anda tidak perlu mengatur jam belajar anak Anda. Pastikan juga semua peralatan belajar seperti komputer, dan ponsel pintar anak Anda tidak digunakan oleh anggota keluarga lain. Perangkat lunak permainan dan hiburan lainnya dapat memperlambat computer membuatnya sulit untuk menyelesaikan tugas dan menghilangkan fokus bekerja.

Sumber : Pinterest

 

Itulah 4 tips membangun ruang belajar di rumah Anda yang bisa Anda jadikan referensi. Area bekerja yang nyaman dan tenang dapat meningkatkan semangat dalam bekerja. Semoga bermanfaat.