Beberapa Tipe Model Plafon Rumah yang Sering Digunakan (Up Ceiling, Drop Ceiling, Lambersering, PVC, Membrane)

Beberapa Tipe Model Plafon Rumah yang Sering Digunakan (Up Ceiling, Drop Ceiling, Lambersering, PVC, Membrane).

Bahan penyusunan plafon rumah tinggal ada berbagai macam. Jenis yang paling populer dan banyak diketahui oleh masyarakat umum adalah plafon yang terbuat dari triplek. Namun tahukah Anda bahwa masih banyak jenis material lain yang bisa dimanfaatkan sebagai penyusun utama plafon? Berikut adalah jenis-jenis plafon untuk rumah tinggal yang wajib diketahui.

sumber gambar :  getty images

 
1. Plafon Up Ceiling

Plafon up ceiling merupakan satu jenis plafon. Bentuknya sebagian besar permukaan plafon terangkat ke atas. Plafon jenis ini banyak diterapkan untuk mendapatkan ruangan yang terkesan lebih lega. Selain itu plafon jenis up ceiling bisa dibuat lebih menarik.

sumber gambar :  ruang arsitek

Caranya dengan menambahkan unsur pencahayaan Baik secara langsung atau tidak langsung. Misalnya, lampu halogen yang ditanam di plafon. Selain itu, Anda bisa menggunakan LED Strips. Pencahayaan pada plafon tersebut dapat disembunyikan pada permukaan plafon yang lebih rendah. Hal ini akan membuat pantulan cahaya menjadi lebih terkesan lembut.

 

2. Plafon Drop Ceiling

Plafon jenis ini adalah kebalikan plafon Up ceiling. Di mana model plafon ini jika dilihat dari bawah tampak permukaan bidang plafon yang sebagian besar turun. Jarak bidang plafon yang diturunkan bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Kira-kira sekitar 15-20 cm.

sumber gambar :  grid.id

Sebelum Anda memilih plafon jenis ini, Anda harus mempertimbangkan budget pemasangannya. Umumnya harga pemasangannya lebih besar 30-40% dibandingkan pemasangan plafon datar. Hal ini disebabkan dalam pembuatan plafon jenis ini memang lebih rumit.

 

3. Plafon Lambersering

Plafon lambersering merupakan jenis plafon yang terbuat dari bahan kayu olahan. Bentuknya berupa lembaran-lembaran dengan ukuran 1 x 9 cm. Selanjutnya, lembaran kayu dikeringkan. Tujuannya agar kadar air menyusut.

Ketika dipasang plafon ini tak akan mengalami proses penyusutan. Tampilan plafon kayu juga sangat elegan sebab dalam proses finishing, kayu diberi pelitur dengan warna alami kayu. Ini akan memberikan kesan lebih natural.

sumber gambar :  pinterest

 

4. Plafon PVC

Plafon PVC tersusun dari material Polyvinyl Chloride. Material PVC ini telah terkenal amat awet sebab mempunyai daya tahan yang tinggi terhadap air, api, serta serangan rayap. Plafon PVC dipilih sebab materialnya yang kuat, amat ringan. Plafon PVC tersedia dalam berbagai varian warna dan motif beragam.

sumber gambar : courtina

 

5. Plafon Membran

Plafon Membran merupakan jenis plafon yang menggunakan sistem trek perimeter (profil). Bahannya memakai aluminium atau PVC. Plafon membran terbuat dari material PVC, yang ringan. Ketebalannya sekitar 0.15-0.2 mm.

sumber gambar : pinterest

Ini membuat plafon membran cukup elastis, dapat diregangkan hingga 20% dari ukuran semula. Plafon membran juga mempunyai daya tahan elastisitas yang kuat. 1 Meter persegi bisa menampung air sampai volume 40-60 L.

 

Kelebihan serta kekurangan material plafon tersebut berbeda-beda. Namun umumnya mempunyai daya tahan yang baik dari air, api, juga rayap.