Kenapa RAB pasti lebih besar dari harga estimasi yang telah ditentukan ?

Kenapa RAB pasti lebih besar dari harga estimasi yang telah ditentukan ?

Ketika menggunakan jasa desain rumah menggunakan arsitek, dan akan melanjutkan ke proses pembangunan kita pasti akan kaget biaya yang ditawarkan lebih mahal dari estimasi yang di tawarkan jasa arsitek, sebagai contoh estimasi yang ditawarkan 4.500.000 / m2 tetapi pas RAB desain kita yakni 6.000.000 / m2. Kok bisa begitu ya ?

 

Sumber Gambar : Freepik 

 

Hal ini ternyata hal yang wajar loh di dunia rancang bangun rumah, kira kira kenapa ya bisa jadi lebih mahal. Simak faktor – faktonya kenapa nilai RAB jadi lebih besar dari estimasi :

 

1. Faktor Internal

Faktor yang berasal dari desainer dan customer serta atribut lainnya.

a. Perubahan desain dari kesepakatan awal, meliputi bentuk bangunan, jumlah ruangan, jenis material, tinggi bangunan, luas bangunan, hingga atribut bangunan.

b. Harga estimasi hanya untuk perkiraan sebelum hitung detailing – detailing bangunan, hanya hitung bangunannya saja

c. Keinginan customer yang adanya penambahan materi desain.

d. Waktu pelaksanaan pembangunan yang tidak sesuai jadwal.

e. Pekerjaan tambah kurang dan penambahan kualitas material.

 

2. Faktor External

Faktor yang berasal dari luar, dan hal lainnya di luar teknis pembangunan rumah

a. Kenaikan harga material yang tidak bisa di prediksi

b. Lokasi tempat pembangunan di tiap daerah berbeda.

c. Administrasi terkait izin  pembangunan dari setiap daerah berbeda.

d. Kelangkaan beberapa jenis material dipasaran yang berakibat kenaikan harga.

e. Faktor lain lain seperti bencana.

 

Ada 2 faktor yang membuat RAB bangun rumah jadi lebih besar nilainya dari harga estimasi yang ditawarkan. Sekarang jadi paham kan, kenapa nilanya jadi lebih besar. Jangan kaget lagi ya. hehe

× How can I help you?